
Karang Baru — Semangat pantang menyerah ditunjukkan oleh siswa-siswi SMK Negeri 3 Karang Baru dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) yang tetap berlangsung meski wilayah sekitar baru saja terdampak banjir.
Kondisi pascabanjir yang masih menyisakan lumpur dan sejumlah hambatan tidak menyurutkan semangat para peserta didik untuk mengikuti ujian praktik kejuruan tersebut. Dengan penuh dedikasi dan tekad kuat, para siswa tetap hadir dan menjalani setiap tahapan UKK sebagai bagian penting dalam mengukur kompetensi serta kesiapan mereka memasuki dunia kerja.
Pelaksanaan UKK berlangsung dengan suasana penuh semangat. Para siswa tampak fokus menyelesaikan tugas praktik sesuai bidang keahlian masing-masing, didampingi guru dan penguji yang terus memberikan motivasi agar kegiatan berjalan lancar.
Pihak sekolah menyampaikan bahwa kondisi yang dihadapi saat ini justru menjadi bukti kuat bahwa siswa SMK Negeri 3 Karang Baru memiliki mental tangguh dan daya juang tinggi dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Meskipun wilayah kita baru saja diuji dengan banjir, hari ini kami membuktikan bahwa siswa-siswi SMK Negeri 3 Karang Baru punya mental baja. Pelaksanaan UKK tetap berjalan penuh dedikasi,” ujar pihak sekolah.
Menurutnya, UKK bukan hanya sekadar ujian akhir keterampilan, tetapi juga menjadi momentum untuk menunjukkan karakter disiplin, tanggung jawab, dan semangat bangkit di tengah keterbatasan.
Banjir mungkin meninggalkan jejak lumpur di sejumlah titik, namun pelaksanaan UKK meninggalkan kebanggaan tersendiri bagi seluruh keluarga besar sekolah. Semangat para siswa menjadi simbol bahwa pendidikan dan tekad untuk maju tidak boleh terhenti oleh keadaan.
Dengan tekad kuat dan kerja keras, SMK Negeri 3 Karang Baru optimistis mampu terus melahirkan lulusan yang kompeten, tangguh, dan siap bersaing di dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.
“Banjir menyisakan lumpur, tapi UKK menyisakan kebanggaan. Kami siap bangkit dan melangkah lebih jauh,” tutup pihak sekolah penuh optimisme.




