
Karang Baru — Kreativitas dan semangat inovasi kembali ditunjukkan oleh siswa-siswi SMK Negeri 3 Karang Baru melalui kegiatan pembelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKK). Kali ini, para siswa berhasil mengolah bahan sederhana berupa jahe menjadi manisan jahe yang memiliki nilai jual dan potensi sebagai produk unggulan berbasis kearifan lokal.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari praktik pembelajaran kewirausahaan yang bertujuan melatih keterampilan siswa dalam menciptakan produk olahan yang kreatif, inovatif, dan bernilai ekonomi. Dalam prosesnya, siswa tidak hanya belajar teknik pengolahan makanan, tetapi juga memahami pentingnya pengemasan, kualitas produk, hingga strategi pemasaran.
Dengan memanfaatkan bahan alami yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, para siswa diajak untuk melihat peluang usaha dari potensi lokal yang selama ini sering dianggap biasa. Hasilnya, manisan jahe yang diproduksi tampil menarik dan siap dipasarkan sebagai produk khas daerah.
Pihak sekolah menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi pendidikan vokasi yang menekankan keseimbangan antara teori dan praktik nyata di lapangan.
“Dari bahan sederhana menjadi produk bernilai tinggi. Proses pembuatan manisan jahe ini merupakan bagian dari pembelajaran PKK yang melatih keterampilan, kreativitas, dan jiwa wirausaha siswa,” ujar guru pendamping kegiatan.
Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan mental mandiri dan semangat berwirausaha di kalangan peserta didik sejak dini. Produk hasil karya siswa bahkan dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan lebih luas sebagai produk unggulan sekolah berbasis potensi lokal.
Melalui inovasi sederhana namun penuh manfaat ini, SMK Negeri 3 Karang Baru terus berupaya menciptakan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan usaha di tengah masyarakat.
“Hasil karya siswa siap menjadi produk unggulan berbasis kearifan lokal,” tutup pihak sekolah dengan optimisme.
